Pengertian Bilangan Desimal dan Pecahan Desimal

Sebenarnya, ilmu matematika merupakan ilmu yang mempelajari perhitungan angka dan bilangan. Bilangan-bilangan ini di olongkan atau dikelompokkan menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah bilangan desimal.

Pengertian Bilangan Desimal dan Pecahan Desimal

Pengertian bilangan desimal dan pecahan desimal

Bilangan desimal adalah bilangan yang berbasis

mekanisme bilangan desimal diketemukan oleh Al-Kashi,periset persia Mekanisme bilangan desimal kerap dijumpai sebagai mekanisme bilangan berbasiskan 10, karena setiap angka desimal manfaatkan pangkalan (radix) 10, sama seperti yang kelihatan dalam contoh berikut ini: angka desimal 123 = 1*102 + 2*101 + 3*10.

Pengertian Bilangan Desimal

Bilangan desimal ialah bilangan yang terbagi dalam bilangan bundar dan bilangan pecahan, yang dalam penulisannya di antara bilangan bundar dan pecahan dipisah dengan pertanda koma, yang disebutkan dengan koma desimal.

Pada bilangan bundar, kita mengenali istilah bilangan beberapa ribu, beberapa ratus, beberapa puluh, dan unit. Tetapi, bilangan tersebut bisa bersambung pada angka yang lebih kecil, yaitu persepuluhan, perseratusan, perseribuan, dan sebagainya. Pada bilangan desimal, sisi yang nilainya lebih kecil dari bilangan unit diletakkan disamping kanan pertanda koma, dengan ketetapan jika bilangan yang ada di samping kanan desimal sebagai bilangan persepuluhan, dan tiap bilangan yang ada disamping kanannya jadi sepersepuluhan lebih kecil dari mulanya. Untuk memperjelasnya bisa disaksikan pada contoh bilangan desimal ini.

Pada contoh di atas bisa kita kenali jika 567 sebagai bilangan bundar, dan 123 yang berada di samping kanan pertanda koma sebagai bilangan desimal.

Contoh Bilangan Desimal

Contoh Bilangan Desimal
12
0,23
12,2321
12
-0,45
-12,32

Pengertian Bilangan Pecahan Desimal

Pecahan desimal adalah bentuk pecahan bilangan desimal dengan konsep sepersepuluhan. Pembagian pada pecahan bilangan desimal di sesuaikan dengan jumlah angka yang berada di belakang tanda koma.

Contoh Pecahan Desimal

1 angka di belakang tanda koma

Pecahan desimal 1 angka di belakang tanda koma

pengertain bilangan desimal dan pecahan desimal

Karena terdapat 1 angka di belakang tanda koma, maka nilai penyebutnya 10.

2 angka di belakang tanda koma

Pecahan desimal 2 angka di belakang tanda koma

Karena terdapat 2 angka di belakang koma, maka nilai penyebutnya 100.

Nilai 3/4 merupakan hasil penyederhanaan pecahan 75/100 dengan menggunakan Faktor Persekutuan Terbesar dari 75 dan 100, yaitu 25.

3 angka di belakang tanda koma

Pecahan desimal 3 angka di belakang tanda koma pengertain bilangan desimal dan pecahan desimal

Karena terdapat 3 angka di belakang tanda koma, maka nilai penyebutnya 1000.

Nilai 1/8 merupakan hasil penyederhanaan pecahan 125/100 dengan menggunakan Faktor Persekutuan Terbesar dari 125 dan 1000 yaitu 125.

Pembulatan Bilangan Desimal

Pembulatan desimal merupakan pembulatan bilangan desimal ke satuan terdekat, pembulatan ke puluhan terdekat, pembulatan ke ratusan terdekat, dan seterusnya.

    Pembulatan ke satuan terdekat, contohnya:

  • 1,7 dibulatkan ke satuan terdekat menjadi 2.
  • 15,123 dibulatkan ke satuan terdekat menjadi 15.
  • Pembulatan ke puluhan terdekat, contohnya:

  • 145 dibulatkan ke puluhan terdekat menjadi 150.
  • 1052 dibulatkan ke puluhan terdekat menjadi 1050.
  • Pembulatan ke ratusan terdekat, contohnya:

  • 1919 dibulatkan ke ratusan terdekat menjadi 1900.
  • 275 dibulatkan ke ratusan terdekat menjadi 300.

Cara membulatkan bilangan

Pada umumnya ketentuan pembulatan angka ialah seperti berikut:

  • Bila angka di kanan tempat pembulatan ialah 5,6,7,8 atau 9 karena itu bulatkan ke atas (Angka tempat pembulatan +1).
  • Bila angka di kanan tempat pembulatan ialah 0,1,2,3, atau 4 atau karena itu bulatkan ke bawah (Angka tempat pembulatan masih tetap).

Perkalian Bilangan Desimal

Perkalian bilangan desimal melibatkan setidaknya dua bilangan desimal. Hasil dari perkalian dua bilangan desimal tersebut berupa bilangan desimal.

    Beberapa contoh perkalian bilangan desimal, yaitu sebagai berikut.
  • 5 x 5 = 25
  • 1,2 x 16 = 19,2
  • 5,2 x 1,9 = 10,45

kesimpulan

Demikian pembahasan mengenai pengertian bilangan desimal dan pecahan desimal, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan mengenai bilangan desimal dan pecahan desimal. Terima kasih.

Comments

Popular posts from this blog

Khasiat Daun Kersen Untuk Kesehatan

Cara Membuat Hand Sanitizer Dari Daun Kersen